Sabtu, 22 September 2012

ANDY LIANY - CENDERA MATA( FULL ALBUM )




Track Listings▼


Ingin Rasanya
Kamu vs Aku
Semua Orang Bicara
Mana Sikapmu
Misteri
Jumpa Ceria
Masih Ada
Kami Harus Diselamatkan
Langkah Menuju Harapan
Ingin Rasanya


DOWNLOAD

>pasword : Reresambodja

ANDY LIANY - ANTARA KITA ( FULL ALBUM )




Track Listings▼


Antara Kita
Semua Orang Bicara
Aku Hanya
Sakau
Jampi
Pelangi
Introduksi
Mana Sikapmu
Mimpi Burukmu


DOWNLOAD

>pasword : Reresambodja

Jumat, 21 September 2012

BAD RELIGION No Control


Change Of Ideas.mp3DOWNLOAD

Big Bang.mp3DOWNLOAD

No Control.mp3DOWNLOAD

Sometimes I Feel Like.mp3DOWNLOAD

Automatic Man.mp3DOWNLOAD

I Want To Conquer The World.mp3DOWNLOAD

Sanity.mp3DOWNLOAD

Henchman.mp3DOWNLOAD

It Must Look Pretty Appealing.mp3DOWNLOAD

You.mp3DOWNLOAD

Progress.mp3DOWNLOAD

I Want Something More.mp3DOWNLOAD

Anxiety.mp3DOWNLOAD

Billy.mp3DOWNLOAD

The World Wont Stop.mp3

BAD RELIGION - Age Of Unreason (2019) ( FULL ALBUM )



Track Listings▼

01. Chaos From Within
02. My Sanity
03. Do The Paranoid Style
04. The Approach
05. Lose Your Head
06. End Of History
07. Age Of Unreason
08. Candidate
09. Faces Of Grief
10. Old Regime
11. Big Black Dog
12. Downfall
13. Since Now
14. What Tomorrow Brings

DOWNLOAD

>pasword : Reresambodja

Kamis, 20 September 2012

THE OFFSPRING ( GREATEST HITS 2005)


01. Can't Repeat .mp3DOWNLOAD

02. Come Out And Play (Keep 'Em Seperated) .mp3DOWNLOAD

03. Self Esteem .mp3DOWNLOAD

04. Gotta Get Away .mp3DOWNLOAD

05. All I Want .mp3DOWNLOAD

06. Gone Away .mp3DOWNLOAD

07. Pretty Fly (For A White Guy) .mp3DOWNLOAD

08. Why Don't You Get A Job? .mp3DOWNLOAD

09. The Kids Aren't Alright .mp3DOWNLOAD

10. Original Prankster .mp3DOWNLOAD

11. Want You Bad .mp3DOWNLOAD

12. Defy You .mp3DOWNLOAD

13. Hit That .mp3DOWNLOAD

14. (Can't Get My) Head Around You .mp3DOWNLOAD

15.Dirty Magic [Accoustic Version].mp3DOWNLOAD

THE OFFSPRING - RISE AND FALL, RAGE AND GRACE 2008 ( FULL ALBUM )



Track Listings▼

1. Half-Truism
2. Trust In You
3. You're Gonna Go Far, Kid
4. Hammerhead
5. A Lot Like Me
6. Takes Me Nowhere
7. Kristy, Are You Doing Okay?
8. Nothingtown
9. Stuff Is Messed Up
10. Fix You
11. Let'S Hear It For Rock Bottom
12. Rise And Fall

DOWNLOAD

>pasword : Reresambodja

Rabu, 19 September 2012

THE OFFSPRING - SPLINTER 2003 ( FULL ALBUM )



Track Listings▼

1. Neocon
2. The Noose
3. Long Way Home
4. Hit That
5. Race Against Myself
6. (Can't Get My) Head Around You
7. The Worst Hangover Ever
8. Never Gonna Find Me
9. Lightning Rod
10. Spare Me The Details
11. Da Hui
12. When You're In Prison

DOWNLOAD

>pasword : Reresambodja

THE OFFSPRING - CONSPIRACY OF ONE 2000 ( FULL ALBUM )



Track Listings▼

1. intro 2. Come Out Swinging
3. Original Prankster
4. Want You Bad
5. Million Miles Away
6. Dammit, I Changed Again
7. Living In Chaos
8. Special Delivery
9. One Fine Day
10. All Along
11. Denial, Revisited
12. Vultures
13. Conspiracy Of One

DOWNLOAD

>pasword : Reresambodja

Selasa, 18 September 2012

THE OFFSPRING - THE OFFSPRING 1989 ( FULL ALBUM )




Track Listings▼

1. "Jennifer Lost the War"
2. "Elders"
3. "Out on Patrol"
4. "Crossroads"
5. "Demons"
6. "Beheaded"
7. "Tehran"
8. "A Thousand Days"
9. "Blackball"
10. "I'll Be Waiting"
11. "Kill the President"

DOWNLOAD

>pasword : Reresambodja

Senin, 17 September 2012

SIRKUS BAROK - Jula Juli Anak Negri




tracklist

Jula Juli Anak Negri.mp3
Di Hatimu Aku Berlindung.mp3
Lingkaran Aku Cinta Padamu.mp3
Penari Goyang.mp3
O... JiwaPusing.mp3
Mat Pleki & Juwita.mp3
Dongeng Politik.mp3
Burung Putih.mp3
Begitu Juga Aku Membutuhkan.mp3
Petualangan Awan.mp3
Penjelajah Alam.mp3

DOWNLOAD

Minggu, 16 September 2012

BLUEKUTHUQ - RAISIN PIE ( FULL ALBUM )




Track Listings▼

Tracklist : Dasar Juragan Kucing (Diamputasi)
Bikin Pizza Itu Sangat Gampang
Chinese Restaurant Syndrome
Raisin Pie
Antibeautykah ?
Gangguan Jiwa
Multicolour
Soup Verse Ship
Autoreverse

DOWNLOAD

>pasword : Reresambodja

THERMOS - YA...YA...YA...



Track Listings▼

Pusing
Asyik
Kehidupan
Why
Ada
Putus Asa
Ya … Ya… Ya
Lari Dan Pergi

DOWNLOAD

>pasword : Reresambodja

ART ROCK


Syair Kehidupan.mp3DOWNLOAD

Panggung Sandiwara.mp3DOWNLOAD

Derita Jiwa.mp3DOWNLOAD

Dunia Huru Hara.mp3DOWNLOAD

Harapan Bunda.mp3DOWNLOAD

Langkah Pengembara.mp3DOWNLOAD

Lembah Damai.mp3DOWNLOAD

Hai Kamu.mp3DOWNLOAD

Yang Hilang.mp3DOWNLOAD

Balada Gadis Buta.mp3DOWNLOAD

Prahara.mp3DOWNLOAD

Kemana.mp3DOWNLOAD

MOJOE - ULUWATU



Track Listings▼

Melepas Rindu
Bad News
Shelter
Day Tripper
Uluwatu
Indian Earth Quake
Johnny B Good
Small Town Beauty
Takes 2
Real World
Destiny

DOWNLOAD

>pasword : Reresambodja

Sabtu, 15 September 2012

SANG ALANG - SENDIRI



Track Listings▼

Sang Alang - Sendiri.mp3
Sang Alang - Apa Maumu.mp3
Sang Alang - Kata Hati.mp3
Sang Alang - Gaun Merah Buat Nona.mp3
Sang Alang - Johny Putra Petir.mp3
Sang Alang - Yang Datang Dan Yang Pergi.mp3
Sang Alang - Cicak - Cicak Di Dinding.mp3
Sang Alang - Ole - Ole.mp3
Sang Alang - Pada Suatu Hari.mp3
Sang Alang - Pulang.mp3

DOWNLOAD

>pasword : Reresambodja

Senin, 10 September 2012

Senin, 20 Agustus 2012

Aneka Jenis Spesies Kantong Semar Asli Kalimantan

Aneka jenis spesies kantong semar asli Kalimantan merupakan daftar spesies Nepenthes (kantong semar) yang merupakan tumbuhan asli di pulau Kalimantan Indonesia.

Pulau Kalimantan (Borneo) menjadi pulau dengan jumlah spesies kantong semar terbanyak kedua setelah Sumatera. Di pulau ini terdapat 36 jenis kantong semar alam. Baik yang endemik (tersebar di seluruh wilayah Kalimantan maupun zona-zona tertentu) maupun non-endemik.

Jenis spesies kantong semar (Nepenthes) asli dan endemik Kalimantan, antara lain:

N. bicalcarata (Fanged Pitcher-Plant); Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
1 N. boschiana (Bosch’s Pitcher-Plant); Indonesia.
2 N. campanulata (Bell-Shaped Pitcher-Plant); Endemik Kalimantan Timur.
3 N. clipeata (Shield-Leaved Pitcher-Plant); Endemik Gunung Kelam, Kalimantan Barat.
4 N. ephippiata; endemik Gunung Raya dan Gunung Lesong, Kalimantan Tengah.
5 N. fusca; Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
6 N. hirsuta; Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
7 N. hispida; Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
8 N. mapuluensis; Endemik Kalimantan Timur.
9 N. mollis; Endemik Kalimantan Timur.
10 N. pilosa; Indonesia dan Malaysia.
11 N. stenophylla; Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
13 N. veitchii; Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
14 N. vogelii; Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Spesies Kantong Semar asli dari Kalimantan yang bisa dijumpai di pulau lain (bukan endemik), seperti:

N. albomarginata; Indonesia (Kalimantan, Sumatera), Malaysia (Semenanjung Malaysia).
N. ampullaria; Brunei Darussalam, Indonesia (Papua, Kalimantan, Sumatera), Malaysia (Semenanjung Malaysia, Sabah, Sarawak), Papua New Guinea, Singapura, Thailand.
N. gracilis; Brunei Darussalam, Indonesia (Kalimantan, Sumatera), Malaysia (Semenanjung Malaysia, Sabah, Sarawak), Singapura, Thailand.
N. mirabilis; Australia, Brunei Darussalam, Kamboja, China, Indonesia (Papua, Kalimantan), Laos, Malaysia, Papua New Guinea, Filipina, Thailand, Vietnam.
N. rafflesiana; Brunei Darussalam, Indonesia (Kalimantan, Sumatera), Malaysia (Semenanjung Malaysia, Sabah, Sarawak), Singapura.
N. reinwardtiana; Indonesia (Kalimantan, Sumatera), Malaysia (Semenanjung Malaysia).
N. tentaculata; Indonesia (Kalimantan, Sulawesi), Malaysia.

Sisanya merupakan kantong semar (Nepenthes) endemik Kalimantan (Borneo) tetapi tidak terdapat di wilayah Indonesia melainkan hanya dijumpai di daerah Sabah, Serawak atau Brunei Darussalam saja. Spesies itu adalah: N. burbidgeae, N. chaniana, N. edwardsiana, N. faizaliana, N. glandulifera, N. hurrelliana, N. lowii, N. macrophylla, N. macrovulgaris, N. muluensis, N. murudensis, N. northiana, N. platychila, N. rajah, dan N. villosa.

Untuk pulau Sumatera bisa melihat daftar kantong semar Sumatera. Sedangkan pulau lain di Indonesia semisal Sulawesi, Kepulauan Maluku, Jawa, dan Papua akan saya paparkan di kesempatan lain.

Selasa, 03 April 2012

7 PUNCAK GUNUNG TERTINGGI DI DUNIA

Tujuh Puncak Tertinggi di Dunia (The Seven Summits of the World ) dikenal sebagai puncak tertinggi ditemukan di setiap benua di Bumi. Konsep pertama kali diusulkan oleh Richard Bass di tahun 1980-an dan telah menjadi tujuan setiap pendaki gunung. Bass adalah orang pertama yang mendaki semua puncak-puncak itu dan pernah memegang rekor menjadi orang tertua untuk mendaki Everest.

Tujuh Puncak Tertinggi Dunia
Adapun ketujuh puncak gunung tertinggi itu adalah :

1. Gunung Everest (8.850 m) (Asia)


Gunung Everest (bahasa Inggris: Mount Everest) adalah gunung tertinggi di dunia (jika diukur dari paras laut). Rabung puncaknya menandakan perbatasan antara Nepal dan Tibet; puncaknya berada di Tibet. Di Nepal, gunung ini disebut Sagarmatha (सगरमाथा, bahasa Sansekerta untuk “Dahi Langit”) dan dalam bahasa Tibet Chomolangma atau Qomolangma (“Bunda Semesta”), dilafalkan dalam bahasa Tionghoa 珠穆朗瑪峰 (pinyin: Zhūmùlǎngmǎ Fēng).

Gunung ini mendapatkan nama bahasa Inggrisnya dari nama Sir George Everest. Nama ini diberikan oleh Sir Andrew Waugh, surveyor-general India berkebangsaan Inggris, penerus Everest. Puncak Everest merupakan salah satu dari Tujuh Puncak Utama di dunia.

Radhanath Sikdar, juru ukur dan pakar matematika dari Bengal, merupakan orang pertama yang menyatakan Puncak Everest sebagai puncak tertinggi melalui perhitungan trigonometrik pada 1852. Perhitungan ini dilakukan menggunakan teodolit dari jarak 150 mil jauhnya di India. Sebagian rakyat India percaya bahwa puncak tersebut semestinya dinamakan menurut Sikdar, bukan Everest.

Gunung ini mempunyai ketinggian sekitar 8.850 m; walaupun terdapat variasi dari segi ukuran (baik pemerintah Nepal maupun Cina belum mengesahkan ukuran ini secara resmi, ketinggian Puncak Everest masih dianggap 8.848 m oleh mereka). Gunung Everest pertama kali diukur pada tahun 1856 mempunyai ketinggian 8.839 m, tetapi dinyatakan sebagai 8.840 m (29.002 kaki). Tambahan 0,6 m (2 kaki) menunjukkan bahwa pada masa itu ketinggian yang tepat sebesar 29.000 kaki akan dianggap sebagai perkiraan yang dibulatkan. Perkiraan umum yang digunakan pada saat ini adalah 8.850 m yang diperoleh melalui bacaan Sistem Posisi Global (GPS). Gunung Himalaya masih terus bertambah tinggi akibat pergerakan lempeng tektonik kawasan tersebut.

Gunung Everest adalah gunung yang puncaknya mencapai jarak paling jauh dari paras laut. Dua gunung lain yang kadangkala juga disebut sebagai “gunung tertinggi di dunia” adalah Mauna Loa di Hawaii, yang tertinggi jika diukur dari dasarnya pada dasar tengah laut, tetapi hanya mencapai ketinggian 4.170 m atas paras laut dan Gunung Chimborazo di Ekuador, yang puncaknya 2.150 m lebih tinggi dari pusat bumi dibandingkan Gunung Everest , karena Bumi menggembung di kawasan katulistiwa. Bagaimanapun juga, Chimborazo hanya mencapai ketinggian 6.272 m di atas paras laut, sehingga bahkan bukan merupakan puncak tertinggi di Andes.

Dasar terdalam di lautan lebih dalam dibandingkan ketinggian Everest: Challenger Deep, terletak di Palung Mariana, begitu dalam hingga seandainya gunung Himalaya diletakkan di dalamnya, masih terdapat hampir 1,6 km air menutupinya.

2. Aconcagua (6.959 m) (Amerika Selatan)


Pada 6.962 m (22.841 kaki), Cerro Aconcagua merupakan gunung tertinggi di Amerika, dan gunung tertinggi di luar Asia. Hal ini terletak di Andes pegunungan, di Argentina provinsi dari Mendoza. KTT ini terletak sekitar 5 kilometer dari Propinsi San Juan dan 15 kilometer dari perbatasan internasional dengan Chile. Gunung itu terletak 112 kilometer (70 mil) dengan sebelah utara kota Mendoza. Aconcagua adalah puncak tertinggi baik di Barat dan Belahan Selatan. Ini adalah salah satu dari Tujuh Summits.

Aconcagua dibatasi oleh Valle de las Vacas ke utara dan timur dan Valle de los Horcones Inferior ke Barat dan Selatan. Gunung dan sekitarnya merupakan bagian dari Provinsi Aconcagua Park. Gunung memiliki sejumlah gletser. Gletser terbesar adalah Inferior Ventisquero Horcones dengan panjang sekitar 10km yang turun dari ketinggian 3600 m di dekat kamp Confluencia. Dua sistem gletser besar lainnya adalah Ventisquero de las Vacas Sur dan Glaciar Este / Ventisquero dengan panjang sekitar 5 kilometer. Namun yang paling terkenal adalah Polandia gletser.

Gunung diciptakan oleh subduksi dari Lempeng Nazca di bawah Amerika Selatan piring selama geologis Andean baru-baru ini, namun bukan merupakan gunung berapi.

Tercatat pendakian pertama adalah pada tahun 1897 oleh ekspedisi Inggris yang dipimpin Edward FitzGerald. Puncak tersebut berhasil dicapai berkat panduan Swiss Matthias Zurbriggen pada tanggal 14 Januari dan oleh dua anggota ekspedisi lainnya beberapa hari kemudian.

Orang termuda yang berhasil mencapai puncak Aconcagua adalah Matius Moniz of Boulder, Colorado. Ia berusia 10 tahun ketika ia mencapai puncak tersebut pada tanggal 16 Desember 2008.

Orang tertua yang mendaki gunung tersebut adalah Scott Lewis yang mencapai puncaknya pada tanggal 26 November 2007. Pada saat itu ia telah berusia 87 tahun.

3. Gunung McKinley, Denali (6.194 m) (Amerika Utara)


Gunung ini dikenal juga dengan nama lain yaitu Denali, berdiri dengan ketinggian 20.320 feet atau 6.194m dpl dan berada pada posisi 63º 04’ 10” LS dan 151º 00’ 13: BT. Gunung yang terletak di Alaska Range, Amerika Serikat ini paling baik didaki pada bulan April, May dan juni. Gunung ini pertama kali didaki pada tahun 1913 oleh Hudson Stuck, Harry Karstens, W. Haper dan R. Tatum. Kota terdekat untuk mencapai gunung ini adalah Talkeetna di Alaska dan airport yang terdekat adalah Anchorage, Alaska.

Mount McKinley adalah gunung yang tertinggi di Utara Amerika, gunung ini berupa onggokan salju yang besar, mempunyai lima glacier raksasa, dan reruntuhan salju yang tidak terhitung banyaknya. Ada tanjakan terjal sejauh 12 mil dan mencuat dengan ketinggian 17.000 kaki. Ada lima punggungan utama yang memanjang dari puncak.

Gunung ini semakin lebih dikenal dengan nama native nya yaitu Denali dalam bahasa Athabaskan, yang artinya yang terbesar. Denali tidaklah terlalu membutuhkan tehnik pendakian yang susah, akan tetapi cuacanya disini sangat buruk bila dibandingkan dengan tempat lainnya di dunia, dan telah banyak nyawa yang hilang saat mencoba mendaki gunung ini. Jumlah pendaki yang mencoba mendaki Denali semakin bertambah secara dramatic akhir-akhir ini. Dan persentase terbanyak dari jumlah pendaki tersebut berakhir dengan kegagalan.

4. Kilimanjaro (5.895 m) (Afrika)



BERADA 340 km selatan garis ekuator, Gunung Kilimanjaro merupakan salah satu dari tiga gunung beratapkan salju abadi di garis khatulistiwa, selain Cayambe di Ekuador dan puncak Jaya di Indonesia.

Sebagai obyek utama di Tanzania dan simbol dari negara-negara Afrika Timur, pada tahun 1973 kawasan Kilimanjaro dijadikan Taman Nasional, dan pada tahun 1987 Kilimanjaro National Park (KINAPA) diakui sebagai Warisan Alam Dunia oleh PBB. Saat ini, kawasan Kilimanjaro dengan Puncak Kibo (5.895 m dpl) sebagai atap tertinggi benua Afrika, dikunjungi lebih dari 35.000 pengunjung setiap tahun.

Berbagai kemudahan akses, akomodasi, keamanan, serta jasa pemandu profesional, memungkinkan semakin banyak orang menikmati keindahan alam yang semakin langka ini. Kilimanjaro sebagai warisan alam dunia berbenah diri dan dalam 4 tahun terakhir kunjungan wisatawan meningkat lebih tiga kali lipat. Manakjubkan.

Mengamati pengelolaan alam di Kili, perjalanan dalam misi "Kilimanjaro for Lupus" ini terus membuat takjub dan iri hati. Tanzania, negara berkembang dengan lebih 30 persen penduduknya di bawah garis kemiskinan, mampu berdisiplin tinggi. Gerbang Marangu merupakan satu dari 7 rute pendakian ke puncak Kilimanjaro di ketinggian 1.800 m. Bangunan kantor pengelola berisi 3 petugas dipenuhi para calon pendaki yang antre rapi.

Di depannya kios kecil, berisi lengkap kebutuhan pendakian hingga dagangan suvenir. Fasilitas kamar mandi duduk dan area piknik tertata rapi dan bersih, empat papan pengumuman pendakian, larangan, imbauan serta peraturan pendakian terjajar apik di papan kayu dengan ukiran tulisan yang mudah dibaca.

Seluruh bangunan teridentifikasi dengan papan tunjuk yang jelas. Tidak terlihat tong sampah, tetapi tidak kami temukan satu pun sampah tercecer. Para pemandu dengan andal membantu kami registrasi dan mengatur logistik bersama 26 pengangkut barang, koki, dan asisten pemandu yang sebagian besar merupakan suku Chagga, suku terbesar di kawasan Kilimanjaro.

Suasana alam yang murni sepanjang 70 km perjalanan naik-turun kami rasakan demikian dalam. Flora-fauna yang kami temui tampak tenang tidak terusik. Area piknik berupa meja bangku kayu, pondok WC yang bersih dan terawat di setiap 5-7 km perjalanan, 3 pondok pendaki berkapasitas 70 orang di Mandara, 148 orang di Horombo serta 58 orang di Kibo siap menyambut.

Pemandu

Tiap pondok berstruktur segitiga dengan tempat tidur susun untuk 4-10 pendaki merupakan bangunan kayu dengan alas tidur dan bantal. Pondok itu cukup membuat tidur kami lebih nyaman dibandingkan di tenda. Selain itu, tersedia WC dengan air melimpah, aula makan, dapur umum serta pondok khusus pemandu dan porter, ditambah panel matahari yang siap menerangi setiap ruang setiap malamnya.

Fasilitas baik tanpa kedisiplinan pengguna, apalah artinya. Di KINAPA para pemandu memegang kunci utama dalam pengelolaan taman nasional. Dengan sistem pengategorian pemandu versus imbalan, mereka dituntut terus meningkatkan kemampuan pelayanan, pengetahuan alam, pengetahuan teknis pendakian dan penyelamatan, serta kemampuan berkomunikasi dan berbahasa.

Sistem penalti, berupa skorsing hingga pencabutan lisensi, diberlakukan manajemen KINAPA untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran, seperti penggunaan bahan bakar yang tidak dianjurkan, mengganggu flora fauna, penggunaan rute di luar ketentuan, keteledoran pemandu, dan peraturan ketat lainnya yang bisa menghentikan sumber pendapatan para pemandu.

Menjadi pemandu merupakan impian kebanyakan warga suku Chagga yang tinggal di seputar kaki Kilimanjaro. Butuh lebih dari 5 tahun untuk menjadi kepala pemandu, dengan imbalan tertinggi. Dengan 2-3 tahun pengalaman menjadi porter untuk menempa fisiknya, 2 tahun pendidikan on the job training sebagai guide assistant, hingga akhirnya tes oleh KINAPA untuk sertifikasi pemandu.

Laiknya di negara berkembang, kesejahteraan para pemandu dan porter masih menjadi isu penting. Keuntungan besar masih lebih banyak terserap para operator wisata yang bermukim di perkotaan. Fasilitas kelengkapan peralatan pendakian hingga pakaian yang layak tidak selalu dapat terpenuhi. Hingga banyak yang menderita sakit bahkan kematian.

Dua asosiasi besar dibentuk di awal tahun 2003; KPAP (Kilimanjaro Porters Assistance Project) serta KGPU (Kilimanjaro Guides and Porter Union). KPAP merupakan inisiatif International Mountain Explorers Connections yang berbasis di Amerika, yang memperjuangkan hak-hak para porter di seluruh dunia, seperti di kawasan Annapurna Sanctuary Nepal dan Inca trail di Peru. Layanannya berupa peminjaman perlengkapan hingga pakaian yang layak cuma-cuma; pelatihan bahasa Inggris, P3K hingga pengetahuan HIV yang melanda delapan persen penduduk Tanzania; manajemen keuangan pribadi; serta memberikan edukasi kepada pengguna jasa porter. Sedang KGPU didirikan mantan pemandu dan porter, Joseph Nyabasi, dengan tujuan memperbaiki kesejahteraan mereka yang mencari nafkah dari gunung melalui misi yang sama.

Tuntutan profesionalitas yang dibarengi dengan berbagai badan perlindungan pekerja di gunung, menjadikan kawasan ini salah satu tujuan wisata alam terpopuler.

Kilimanjaro sebagai salah satu "The Big Seven" gunung tertinggi di setiap benua di dunia mendorong Pemerintah Tanzania berbenah diri. Kesiapan Tanzania menyambut para wisatawan alam ini tentunya dapat ditiru juga oleh pemerintah dan pemerhati alam di Indonesia, di mana Gunung Carstensz Pyramid, kawasan Jayawijaya Papua Indonesia, juga menjadi salah satu dari "The Big Seven"

5. Mount Elbrus, Kaukasus (5.642m) (Eropa)



Kaukasus adalah sebuah daerah di Eropa Timur dan Asia Barat di antara Laut Hitam dan Laut Kaspia yang termasuk Pegunungan Kaukasus dan daerah-daerah rendah lainnya. Kaukasus kadang dianggap sebagai bagian dari Asia Tengah.

Puncak tertinggi di Kaukasus adalah Elbrus (5.642m), yang juga dianggap sebagai gunung tertinggi di Eropa.

Negara-negara merdeka yang membentuk Kaukasus kini adalah Rusia (Distrik Kaukasus Utara), Georgia, Armenia dan Azerbaijan. Wilayah besar non-independen di Kaukasus meliputi Ossetia, Chechnya, Ingushetia dan Dagestan di antaranya. Kaukasus adalah salah satu daerah yang mempunyai keanekaragaman linguistik dan budaya yang paling luas di dunia.

Bagian selatan Kaukasus dikenal sebagai Transkaukasus.

Kejadian-kejadian bersejarah:
Perang Arab-Khazar
Penjajahan Kaukasus oleh Rusia
1991: Dikenalnya kembali status merdeka negara Armenia, Georgia, dan Azerbaijan

Dalam mitologi Yunani, Kaukasus atau Kaukasos adalah salah satu pilar pendukung dunia. Prometheus dirantai di sana oleh Zeus.

6. Vinson Massif (4.897 m) (Antartika)


Mountain Range: Sentinel Range, Ellsworth Mountains Lokasi : Antartika Tinggi : 4.892 meter atau 16.067 kaki Vinson dikenal sebagai salah satu yang paling tidak bisa diakses rentang di dunia, dan hanya 800 mil dari Kutub Selatan. Gunung itu tidak dikenal dan tak terduga hingga 1957. Tidak sampai tahun 1966 dan tahun 1967, pendakian pertama diciptakan ke puncaknya. Bagian yang paling sulit tentang Vinson Massif adalah tingkat kesulitan aksesnya, tapi sekarang ada beberapa operator yang menawarkan wisata tak bertuan ini.

7. Puncak Jaya, Indonesia (4.884 m) (Oseania)



Puncak Jaya ialah sebuah puncak yang menjadi bagian dari Barisan Sudirman yang terdapat di provinsi Papua, Indonesia. Puncak Jaya mempunyai ketinggian 4884 m dan di sekitarnya terdapat gletser Carstenz, satu-satunya gletser tropika di Indonesia, yang kemungkinan besar segera akan lenyap akibat pemanasan global. Puncak ini pernah dinamai Poentjak Soekarno dan merupakan gunung yang tertinggi di Oceania. Puncak Jaya adalah salah satu dari Tujuh Puncak Utama dunia. Nama-nama/ejaan lain: Ngga Pulu (“Ngga” berarti gunung) Gunung Carstensz Piramida Carstensz Puncak Carstensz Puncak Jayakesuma Puncak Piramida Carstensz Ndugundugu

Rabu, 14 Maret 2012

GUNUNG KRAKATAU



Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana (Gunung Krakatau) yang sirna karena letusannya sendiri pada tanggal 26-27 Agustus 1883. Letusan itu sangat dahsyat; awan panas dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa. Sampai sebelum tanggal 26 Desember 2004, tsunami ini adalah yang terdahsyat di kawasan Samudera Hindia. Suara letusan itu terdengar sampai di Alice Springs, Australia dan Pulau Rodrigues dekat Afrika, 4.653 kilometer. Daya ledaknya diperkirakan mencapai 30.000 kali bom atom yang diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki di akhir Perang Dunia II.
Selat Sunda

Letusan Krakatau menyebabkan perubahan iklim global. Dunia sempat gelap selama dua setengah hari akibat debu vulkanis yang menutupi atmosfer. Matahari bersinar redup sampai setahun berikutnya. Hamburan debu tampak di langit Norwegia hingga New York.

Ledakan Krakatau ini sebenarnya masih kalah dibandingkan dengan letusan Gunung Toba dan Gunung Tambora di Indonesia, Gunung Tanpo di Selandia Baru dan Gunung Katmal di Alaska. Namun gunung-gunung tersebut meletus jauh pada masa populasi manusia masih sangat sedikit. Sementara ketika Gunung Krakatau meletus, populasi manusia sudah cukup padat, sains dan teknologi telah berkembang, telegraf sudah ditemukan, dan kabel bawah laut sudah dipasang. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa saat itu teknologi informasi sedang tumbuh dan berkembang pesat.

Tercatat bahwa letusan Gunung Krakatau adalah bencana besar pertama di dunia setelah penemuan telegraf bawah laut. Kemajuan tersebut, sayangnya belum diimbangi dengan kemajuan di bidang geologi. Para ahli geologi saat itu bahkan belum mampu memberikan penjelasan mengenai letusan tersebut.

Melihat kawasan Gunung Krakatau di Selat Sunda, para ahli memperkirakan bahwa pada masa purba terdapat gunung yang sangat besar di Selat Sunda yang akhirnya meletus dahsyat yang menyisakan sebuah kaldera (kawah besar) yang disebut Gunung Krakatau Purba, yang merupakan induk dari Gunung Krakatau yang meletus pada 1883. Gunung ini disusun dari bebatuan andesitik.

Catatan mengenai letusan Krakatau Purba yang diambil dari sebuah teks Jawa Kuno yang berjudul Pustaka Raja Parwa yang diperkirakan berasal dari tahun 416 Masehi. Isinya antara lain menyatakan:
“ Ada suara guntur yang menggelegar berasal dari Gunung Batuwara. Ada pula goncangan bumi yang menakutkan, kegelapan total, petir dan kilat. Kemudian datanglah badai angin dan hujan yang mengerikan dan seluruh badai menggelapkan seluruh dunia. Sebuah banjir besar datang dari Gunung Batuwara dan mengalir ke timur menuju Gunung Kamula.... Ketika air menenggelamkannya, pulau Jawa terpisah menjadi dua, menciptakan pulau Sumatera ”
Krakatoa evolution map-fr.gif

Pakar geologi Berend George Escher dan beberapa ahli lainnya berpendapat bahwa kejadian alam yang diceritakan berasal dari Gunung Krakatau Purba, yang dalam teks tersebut disebut Gunung Batuwara. Menurut buku Pustaka Raja Parwa tersebut, tinggi Krakatau Purba ini mencapai 2.000 meter di atas permukaan laut, dan lingkaran pantainya mencapai 11 kilometer.

Akibat ledakan yang hebat itu, tiga perempat tubuh Krakatau Purba hancur menyisakan kaldera (kawah besar) di Selat Sunda. Sisi-sisi atau tepi kawahnya dikenal sebagai Pulau Rakata, Pulau Panjang dan Pulau Sertung, dalam catatan lain disebut sebagai Pulau Rakata, Pulau Rakata Kecil dan Pulau Sertung. Letusan gunung ini disinyalir bertanggung- jawab atas terjadinya abad kegelapan di muka bumi. Penyakit sampar bubonic terjadi karena temperatur mendingin. Sampar ini secara signifikan mengurangi jumlah penduduk di muka bumi.

Letusan ini juga dianggap turut andil atas berakhirnya masa kejayaan Persia purba, transmutasi Kerajaan Romawi ke Kerajaan Byzantium, berakhirnya peradaban Arabia Selatan, punahnya kota besar Maya, Tikal dan jatuhnya peradaban Nazca di Amerika Selatan yang penuh teka-teki. Ledakan Krakatau Purba diperkirakan berlangsung selama 10 hari dengan perkiraan kecepatan muntahan massa mencapai 1 juta ton per detik. Ledakan tersebut telah membentuk perisai atmosfer setebal 20-150 meter, menurunkan temperatur sebesar 5-10 derajat selama 10-20 tahun.

Munculnya Gunung Krakatau

Pulau Rakata, yang merupakan satu dari tiga pulau sisa Gunung Krakatau Purba kemudian tumbuh sesuai dengan dorongan vulkanik dari dalam perut bumi yang dikenal sebagai Gunung Krakatau (atau Gunung Rakata) yang terbuat dari batuan basaltik. Kemudian, dua gunung api muncul dari tengah kawah, bernama Gunung Danan dan Gunung Perbuwatan yang kemudian menyatu dengan Gunung Rakata yang muncul terlebih dahulu. Persatuan ketiga gunung api inilah yang disebut Gunung Krakatau.

Gunung Krakatau pernah meletus pada tahun 1680 menghasilkan lava andesitik asam. Lalu pada tahun 1880, Gunung Perbuwatan aktif mengeluarkan lava meskipun tidak meletus. Setelah masa itu, tidak ada lagi aktivitas vulkanis di Krakatau hingga 20 Mei 1883. Pada hari itu, setelah 200 tahun tertidur, terjadi ledakan kecil pada Gunung Krakatau. Itulah tanda-tanda awal bakal terjadinya letusan dahsyat di Selat Sunda. Ledakan kecil ini kemudian disusul dengan letusan-letusan kecil yang puncaknya terjadi pada 26-27 Agustus 1883

Erupsi 1883

Pada hari Senin, 27 Agustus 1883, tepat jam 10.20, terjadi ledakan pada gunung tersebut. Menurut Simon Winchester, ahli geologi lulusan Universitas Oxford Inggris yang juga penulis National Geographic mengatakan bahwa ledakan itu adalah yang paling besar, suara paling keras dan peristiwa vulkanik yang paling meluluhlantakkan dalam sejarah manusia modern. Suara letusannya terdengar sampai 4.600 km dari pusat letusan dan bahkan dapat didengar oleh 1/8 penduduk bumi saat itu.

Menurut para peneliti di University of North Dakota, ledakan Krakatau bersama ledakan Tambora (1815) mencatatkan nilai Volcanic Explosivity Index (VEI) terbesar dalam sejarah modern. The Guiness Book of Records mencatat ledakan Krakatau sebagai ledakan yang paling hebat yang terekam dalam sejarah.

Ledakan Krakatau telah melemparkan batu-batu apung dan abu vulkanik dengan volume 18 kilometer kubik. Semburan debu vulkanisnya mencavai 80 km. Benda-benda keras yang berhamburan ke udara itu jatuh di dataran pulau Jawa dan Sumatera bahkan sampai ke Sri Lanka, India, Pakistan, Australia dan Selandia Baru.

Letusan itu menghancurkan Gunung Danan, Gunung Perbuwatan serta sebagian Gunung Rakata dimana setengah kerucutnya hilang, membuat cekungan selebar 7 km dan sedalam 250 meter. Gelombang laut naik setinggi 40 meter menghancurkan desa-desa dan apa saja yang berada di pesisir pantai. Tsunami ini timbul bukan hanya karena letusan tetapi juga longsoran bawah laut.

Tercatat jumlah korban yang tewas mencapai 36.417 orang berasal dari 295 kampung kawasan pantai mulai dari Merak (Serang) hingga Cilamaya di Karawang, pantai barat Banten hingga Tanjung Layar di Pulau Panaitan (Ujung Kulon serta Sumatera Bagian selatan. Di Ujungkulon, air bah masuk sampai 15 km ke arah barat. Keesokan harinya sampai beberapa hari kemudian, penduduk Jakarta dan Lampung pedalaman tidak lagi melihat matahari. Gelombang Tsunami yang ditimbulkan bahkan merambat hingga ke pantai Hawaii, pantai barat Amerika Tengah dan Semenanjung Arab yang jauhnya 7 ribu kilometer.

Anak Krakatau


Mulai pada tahun 1927 atau kurang lebih 40 tahun setelah meletusnya Gunung Krakatau, muncul gunung api yang dikenal sebagai Anak Krakatau dari kawasan kaldera purba tersebut yang masih aktif dan tetap bertambah tingginya. Kecepatan pertumbuhan tingginya sekitar 20 inci per bulan. Setiap tahun ia menjadi lebih tinggi sekitar 20 kaki dan lebih lebar 40 kaki. Catatan lain menyebutkan penambahan tinggi sekitar 4 cm per tahun dan jika dihitung, maka dalam waktu 25 tahun penambahan tinggi anak Rakata mencapai 7.500 inci atau 500 kaki lebih tinggi dari 25 tahun sebelumnya. Penyebab tingginya gunung itu disebabkan oleh material yang keluar dari perut gunung baru itu. Saat ini ketinggian Anak Krakatau mencapai sekitar 230 meter di atas permukaan laut, sementara Gunung Krakatau sebelumnya memiliki tinggi 813 meter dari permukaan laut.

Menurut Simon Winchester, sekalipun apa yang terjadi dalam kehidupan Krakatau yang dulu sangat menakutkan, realita-realita geologi, seismik serta tektonik di Jawa dan Sumatera yang aneh akan memastikan bahwa apa yang dulu terjadi pada suatu ketika akan terjadi kembali. Tak ada yang tahu pasti kapan Anak Krakatau akan meletus. Beberapa ahli geologi memprediksi letusan ini akan terjadi antara 2015-2083. Namun pengaruh dari gempa di dasar Samudera Hindia pada 26 Desember 2004 juga tidak bisa diabaikan.
Anak Krakatau, Februari 2008

Menurut Profesor Ueda Nakayama salah seorang ahli gunung api berkebangsaan Jepang, Anak Krakatau masih relatif aman meski aktif dan sering ada letusan kecil, hanya ada saat-saat tertentu para turis dilarang mendekati kawasan ini karena bahaya lava pijar yang dimuntahkan gunung api ini. Para pakar lain menyatakan tidak ada teori yang masuk akal tentang Anak Krakatau yang akan kembali meletus. Kalaupun ada minimal 3 abad lagi atau sesudah 2325 M. Namun yang jelas, angka korban yang ditimbulkan lebih dahsyat dari letusan sebelumnya. Anak Krakatau saat ini secara umum oleh masyarakat lebih dikenal dengan sebutan "Gunung Krakatau" juga, meskipun sesungguhnya adalah gunung baru yang tumbuh pasca letusan sebelumnya.